Pemeliharaan Mesin-Mesin Kantor
Mesin dan peralatan lainnya dalam kantor
memerlukan perhatian secara berkala agar tetap dalam keadaan siap dipakai
dengan memuaskan. Sudah jelas bahwa akibat pemakaian akan menimbulkan
kekurangan atau kerusakan.
Oleh karena itu, secara berkala mesin perlu
dibersihkan, diminyaki pada bagian-bagian yang selalu bergerak, disesuaikan
(adjusting) dan mengganti bagian-bagian yang sudah tua atau rusak dengan yang
baru.
Pemeliharaan preventif jauh lebih baik
daripada pemeliharaan untuk memulihkan kerusakan yang mungkin timbul secara
tidak menentu (remedial maintenance). Cara preventif adalah memeriksa kemungkinan
kerusakan sebelum terjadi.
Hal ini dapat dilakukan dengan mengadakan
pemeriksaan pada saat-saat mesin istirahat sesuai dengan jadwal yang
ditetapkan. Pemeliharaan preventif akan lebih memuaskan, baik dari segi
pembiayaan, ketahanan mesin, maupun produktivitasnya.
Pemeliharaan yang teratur, sesuai dengan program,
akan menghindarkan kekecewaan akibat kejadian yang tidak diharapkan sekaligus
dapat terhindar dari pengeluaran yang besar dalam perbaikan. Service yang
dilakukan secara teratur dan terus menerus, akan lebih banyak membatu untuk
menekan biaya serendah-rendahnya dan inilah tugas yang paling penting.
Pengurusan pemeliharaan dapat ditempuh
dalam tiga cara yaitu:
- Kontrak
pemeliharaan (maintenance contracts)
- Service
perorangan (individual cervice calls)
- Service
kantor (company operated service)
1. Kontak Pemeliharaan
Umumnya, pabrikan atau distributor
mesin-mesin lebih senang memberikan service produksi mereka sendiri dalam
rangka promosi dan memberikan kepuasan kepada para konsumennya. Ini dianggap
lebih efisien karena produsen tahu benar mengenai jenis service yang mereka
lakukan.
Disamping itu, semua suku cadang terjamin
ketersediaanya dan para teknisi telah sangat terlatih dan terbiasa menangani
produk tersebut. Penyelidikan membuktikan bahwa cara ini lebih banyak dipilih
oleh kantor-kantor walaupun pengeluaran pemeliharaan agak tinggi.
2. Service Perorangan
Panggilan service perorangan merupakan suatu
jenis service yang bersifat "bila dibutuhkan" karena service ini
dilakukan setelah terjadi kekurangan (remedial maintenance). Umur
dan jumlah mesin-mesin merupakan faktor penting untuk memilih service
perorangan.
Jika mesin itu masih baru, relatif tidak
membutuhkan service. Demikian juga bila sebagian besar mesin sedang dipakai
atau tidak dipakai adalah logis bahwa tidak semuanya membutuhkan service.
Kenyataan menunjukkan juga bahwa biasanya service perorangan akan lebih mahal
daripada kontrak pemeliharaan.
3. Service Kantor
Alternatif ketiga ialah service yang
dilakukan sendiri oleh kantor yang bersangkutan. Kebijaksanaan ini ditempuh
karena alasan-alasan pertimbangan biaya, pengawasan dan kelengkapan kantor.
Biaya mungkin bisa lebih rendah asalkan jumlah mesin yang beroperasi cukup
untuk garapan sepenuhnya pegawai bagian pemeliharaan.
Dengan service kantor, maka pengawasan yang
intensif terhadap pekerjaan dan biaya dapat dilakukan secare terus menerus dan
teratur. Service kantor juga sangat bagi kantor yang terpencil pada sebuah kota
kecil yang sulit untuk mendapatkan service perorangan maupun service kontrak.
Dalam hal ini sebaiknya menggunakan service kantor.
Beberapa pendapat lain untuk pemeliharaan dan
perawatan mesin kantor dapat ditempuh dengan cara sebagai berikut:
- Pencatatan dan penomoran mesin-mesin kantor
- Penyusunan jadwal perawatan mesin-mesin kantor
- Aktivitas-aktivitas perawatan dan perbaikan
yang dilakukan oleh petugas sendiri atau diborongkan kepada perusahaan
lain.
- Menentukan jangka waktu usia atau umur mesin-mesin
kantor dan penggantinya dengan mesin-mesin kantor yang baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar